728x90 AdSpace

atribusi

RENUNGAN

RENUNGAN
Tampilkan postingan dengan label TULISAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TULISAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Agustus 2023

SELAMAT JALAN SEORANG AYAH KU TERCINTA

 

Ayah ku selamat jalan di Firdaus baru 



bagaimanapun kita berharap, yang namanya maut pasti akan datang, tanpa memandang siapapun itu, semua akan merasakannya, termasuk ayah kita sendiri. Nah, disinilah letak cobaan yang cukup besar terjadi pada hampir semua orang.

Untuk itu, bagi kamu yang sekarang sudah tidak lagi punya ayah kandung, tak perlu terlalu bersedih, karena memang itu sudah menjadi rencana Tuhan. Yang jelas, perbaiki diri sebagai anak, dan jangan lupa untuk selalu mendo’akan dia.

Untuk mengekspresikan rasa cinta dan rindu kepada mereka, kamu juga bisa menggunakan rindu sebagai gambarannya. Nah, dibawah ini adalah beberapa Puisi untuk Almarhum Ayah yang sedih dan menyentuh buat kamu


"Sedikit cerita tentang seorang ayah ku"

Selamat jalan ayah seorang perintis agama Yohanes Tebay, ke Surga di umur 103 tahun, Orang Beriman dan Penuh Kasih sayang 

 Bukti Teladan Terang Kristus dalam hidup beliau adalah:

1. Mempertankan Gereja Kingmi (pekabugumai) tetap berdiri di kampung Ekimani atau Duneugi thn 1980an.

2. Murid teladan pengikut Ajaran Zakeus Pakage (3 THN) semenjak itu ada beberapa orang yang peduli terhadap Gereja Kingmi 

3. Pionir dan Ketua Majelis Gereja Jemaat Siloam dan jemaat Torsina dari muda sampai tua/ meninggal.

4. Mempertankan Gereja Torsina Towatapu dulu nya Gereja Siloam Duntek

5. Keluarga yg harmonis. Suami istri selalu sama2 baik di gereja, di kebun dan kemanapun.

6. Penuh Kasih. Kasih kepada Anak yatim piatu


Walaupun hari ini kepergianmu menghadirkan luka yang amat pahit, namun kenyataan ini akan aku terima dengan lapang dada, karena Aku tahu bahwa inilah Takdir dari Tuhan.


Ayah ku selamat menikmati di firdaus baru 

Sabtu, 19 Januari 2019

DOSA SIAPA

Photo Dok Nogey Tebai
DOSA SIAPA
Lapis-lapis kebencian menempel
Tebal-menebal kesangkahan mengembang
Besar-membesar munafik menyebar
Luas-meluas gila kuasa merajalela
Panjang-memanjangkan penindasannya
Tipis-tipis kepercayaan menebal
Tinggi-meninggi ambisi menjulang
Rendah-merendah kebersamaan menghilang
Dalam-sedalam keapatisan menumpuk
Tambah-menambah kepunahan manusianya
Lorong waktu berjuang sunyi mencekam
Wajah-wajahnya sedang sembunyi rupa di balik tembok
Bersilah di kursi empuk menelaah hukum menindas
Kegelapan telah meliputi bumi manusia
Mata tak dapat melihat
Telinga tak dapat mendengar
Hati tak dapat merasakan
Jiwa telah di bungkam dengan bibir kebajikan
Diantaranya rakyat jelata jadian santapan
Kaum vampir binaan negara
                                                  
                                                   Metapolitan sby 19/01/2019


Sabtu, 28 Juli 2018

Suatu negeri yang tak menempatkan nilai Kritik pada poros

Ilustrasi renungan suatu daerah dengan kondisi buruk 

Sungguh sayang suatu negeri yang tak menempatkan nilai Kritik pada poros terdepan untuk memastikan roda pembangunan yg lebih baik.

Sungguh kasihan suatu negeri yg para pemimpinnya anti kritik, namun senang disanjung walau sanjungan  itu palsu belaka.

Sungguh sayang suatu negeri yang DPRnya tak mengerti sistem pemerintahan sehingga hanya menjadi Ekor dari elit pemerintahnya dengan harapan mereka pun mendapatkan keuntungan sedikit dgn aktivitas tempelan itu.

Sungguh sayang suatu negeri yang  rakyatnya tak tau apa2 tentang dinamika kemajuan dan tak memiliki mimpi besar untuk kemajuan negerinya dimasa depan.

Sungguh sayang suatu negeri yang para inteleknya menjadi Benalu agar diperhitungkan dalam setiap perombakan jabatan.

Sungguh sayang suatu negeri yang para pemimpinnya senang mengatakan "Mari kita bekerja dan membangun" tapi mereka tidak menyentuhkan tangannya atas seorang anak gelandangan yg kelaparan di bawah jembatan di tengah kota.

Sungguh sayang suatu negeri yang dgn sengaja mengobral tanah leluhurnya agar bisa mabuk dalam kepoyaan sepanjang malam.

Sungguh sayang suatu negeri yang para pekerjanya terlanjur takut kritisi pemimpinnya agar tak ditendang dari kursi empuk yang memanjakkan.

Sungguh kasihan suatu negeri yg rakyatnya senang ketemu pemimpin dan mengatakan betapa sanjungnya mereka terhadapnya dengan berkata, "Bapa ini pemimpin yang bijak, baik dan takut Akan Tuhan jadi bapa siap2 untuk periode berikutnya. Tiada pemimpin sebaik bapa." Tapi pandangan mata orang itu menyisir setiap saku pemimpinnya. Ketika pulang rakyat itu mengatur strategi baru untuk menjatuhkan pemimpin yang tadi ia apresiasi.

Sungguh sayang suatu negeri yang para pemimpinnya memiliki hobi baru yakni;  senangnya Pencitraan melalui media masa.

Sungguh sayang masa depan suatu negeri utopis yang layu diantara kita tanpa disadari betapa lunglainya. Rakyatnya pun terbuai dan terlena dalam irama musical klasik yg tak jelas liriknya...

Tiada nyanyian merdu yang mampu menggerakan urat nadinya tak mengaliri darah kehidupan. Tiada sapaan romantis yang mampu mendetakkan jantung sekencang mungkin seperti sedia kala. Bahkan air pancur yang segar dan bersih yang mengalir dari puncak Gunung Dogiyai pun tak memberi kepuasaan. Itulah perjalanan dalam mimpi semalamku jadi mari kita analisis mimpi itu agar kita pasang angka Togel dgn Tepat setelah siang nanti......

Sabtu, 28 April 2018

HIDUP INI INDAH

Photo Dok Nogey Black Tebai
Lokasi Goa Kreo Semarang jawa Tengah
HIDUP INI INDAH. 

Ada berjuta warna kehidupan yang selalu hadir di sekeliling kita, warna warni indah beraneka ragam yang setiap saat selalu bersinggungan dan mengiringi alur perjalanan hidup kita.

Setiap kita membawa warna sekaligus memberi warna tersendiri untuk meramaikan dunia yang fana ini. Alangkah indahnya jika hidup yang kita jalani memberi warna tersendiri, warna indah yang terlukis sepanjang perjalanan usia kita.

Sebuah masa yang terbentang antara masa lalu, kini dan esok yang mungkin akan kita lewati. Seorang bijak pernah berkata : kalau kita tidak bisa berbuat baik, maka janganlah berbuat jahat. Sederhana, teramat sederhana malah, tapi sangat dalam makna yang di kandungnya.

Sebuah ajakan untuk selalu berbuat baik : membantu bagi mereka yang membutuhkan, menolong bagi mereka yang memerlukan, serta siap mengulurkan tangan bagi siapa saja tanpa pamrih apapun.

Hidup yang kita jalani adalah anugerah, tak ada alasan untuk menyia nyiakannya. Apa yang kita lakukan, atau apapun yang telah kita perbuat itulah diri kita, itulah potret kita yang sebenarnya dan itu akan menunjukkan siapa diri kita yang sesungguhnya.

Banyak hal yang bisa kita lakukan, bukalah mata kita, bukalah hati kita, singsingkan lengan baju kita dan dengarlah segala keluh kesah mereka yang tertimpa kesusahan, bantulah.

Buatlah warna indah dalam hidup ini, warnai setiap jejak langkah kaki kita dengan menebar warna - warni kebaikan. Tak akan rugi jika kita berbuat baik dan ini akan membuat hidup kita menjadi indah, sederhana tapi penuh warna yang kita torehkan. Percayalah, kebaikan sekecil apapun pasti akan kita dapatkan pahalanya, begitu juga sebaliknya. 

Hidup ini memang indah, sahabat dan kita sendirilah yang membuat hidup ini jadi indah.

Kamis, 19 April 2018

ANAK PANAH MELESET SASARAN

Sumber Google


ANAK PANAH MELESET SASARAN
Pernahkah kamu mengalami suatu keadaan yang membuat hidupmu seperti ditarik mundur, jauh dari harapan? Pernahkah kamu melihat orang-orang yang dulunya berapi-api tiba-tiba seperti kehilangan semangat bahkan lenyap dari peredaran?
Pernahkah kamu melihat atau bahkan merasakan bahwa orang-orang yang pernah kau lihat atau bahkan dirimu sendiri mengalami kemunduran itu, lalu tiba-tiba melesat cepat ke depan dan meraih banyak hasil? Pasti pernah, bukan?
Kita seperti anak panah di tangan TUHAN!! Ada masa-masa anak panah itu melesat cepat terlepas dari busurnya menuju sasaran yang dimaksudkan. Ada masanya anak-anak panah itu harus istirahat dalam kantong-Nya.
Namun di saat yang diperlukan, anak panah itu akan dipasang dalam busur-Nya ditarik kebelakang. Sejauh mungkin untuk mencapai suatu sasaran. Semakin jauh tarikannya, semakin jauh pula jarak yang akan ditempuh. Semakin panjang rentang busur menarik ancang-ancang, makin cepat pula anak panah itu melesat.
Jika saat ini kau seperti dalam keadaan yang mundur, bersabarlah. Mungkin Allah tengah meletakkanmu di busur-Nya. Menarikmu jauh-jauh ke belakang, agar di saat kau dilepaskan, kau memiliki daya dorong yang kuat untuk mencapai sasaran. Dan jika kau melihat seorang teman seperti tengah mengalami kemunduran, jangan buru-buru menghakimi dengan mengatakan 'Apinya telah padam'.
Jadilah teman yang baik, yang mendampingi di saat temanmu sedang 'dimundurkan' karena dengan demikian kau ikut menjaganya agar tidak sampai putus asa dan terkulai. Kamu, aku, dia, mereka adalah anak-anak panah di tangan TUHAN.
Hidup untuk mencapai suatu sasaran yang sudah ditetapkan. Tetaplah semangat, tetaplah bersabar, karena semua akan indah pada waktuNya. Tuhan Yesus memberkati.


Jumat, 16 Februari 2018

Ukirkan Kata “Amanat Perjuangan West Papua

 
                                         POTO DOK YUBE F PIGAI

Ukirkan Kata “Amanat Perjuangan West Papua”
Oleh: YUBE F PIGAI
Kutitipkan tanah air pulau Papua ini pada-mu, supaya arti bagi Bangsa dan Negara-mu, West Papua, maka:
1     Kobarkan terus semangat belajar, penelitiaan, penalaran, fasilitas, kepustakaa, penerbitan, dan pengabdian pada masyarakat Bangsa West Papua.
2     Kobarkan terus semangat patriotisme dan nasionalisme Papua.
     Kobarkan terus semangat persatuan dan kesatuan, dalam ideologi kebangsaan dan kenegaraan, supaya mampu menciptakan bangsa yang maju.
4    Berilah kesempatan pada rakyat untuk ikut menikmati dan tertawa bersama kita di atas tanah air, Free west Papua.
     Pelihara dan jagalah tanah air, tanah kebanggaan West Papua ini seperti jiwa dan ragamu, sebagai patriot pahlawan Bangsa dan Negara West Papua.
    Kibarkanlah semangat-mu, seperti Bintang Kejora, yang menjadi warna pemberani (merah), kesucian (putih), dan kesuburan (biru).
    Kalahkan budaya korupsi, kolusi dan nepotisme di atas tanah West Papua, dengan nilai guna kejujuran dan keterbukaan intelektual-mu, hati-mu,  jiwa-mu dan raga-mu, demi mengungkapkan isi hati kebebasan Bangsa dan Negara West Papua, dengan mengukir satu kata “MERDEKA”.
8    Kobarkan terus semangat-mu, satukan dan lawan tiga musuh besar, melawan militerisme, hapuskan inperialisme, dan singkirkan colonialisme.
9   Rangkailah kita berjuta kata-kata perjuangan dem kebebabasan West Papua yang menjadi sebuah kalimat di hari-hari tua ini.
10)Kalakalah kejahatan dunia dengan kata cinta kasih dan damai, karena perjuangan adalah pekerjaan yang “Mulia”, bagi rakyat bangsa Papua.
Asrama Papua (Yamewaa), Kamasan III Surabaya.
Jumat, 29 Mei 2015

BERITA PAPUA