728x90 AdSpace

atribusi

RENUNGAN

RENUNGAN

Jumat, 16 Februari 2018

Ukirkan Kata “Amanat Perjuangan West Papua

 
                                         POTO DOK YUBE F PIGAI

Ukirkan Kata “Amanat Perjuangan West Papua”
Oleh: YUBE F PIGAI
Kutitipkan tanah air pulau Papua ini pada-mu, supaya arti bagi Bangsa dan Negara-mu, West Papua, maka:
1     Kobarkan terus semangat belajar, penelitiaan, penalaran, fasilitas, kepustakaa, penerbitan, dan pengabdian pada masyarakat Bangsa West Papua.
2     Kobarkan terus semangat patriotisme dan nasionalisme Papua.
     Kobarkan terus semangat persatuan dan kesatuan, dalam ideologi kebangsaan dan kenegaraan, supaya mampu menciptakan bangsa yang maju.
4    Berilah kesempatan pada rakyat untuk ikut menikmati dan tertawa bersama kita di atas tanah air, Free west Papua.
     Pelihara dan jagalah tanah air, tanah kebanggaan West Papua ini seperti jiwa dan ragamu, sebagai patriot pahlawan Bangsa dan Negara West Papua.
    Kibarkanlah semangat-mu, seperti Bintang Kejora, yang menjadi warna pemberani (merah), kesucian (putih), dan kesuburan (biru).
    Kalahkan budaya korupsi, kolusi dan nepotisme di atas tanah West Papua, dengan nilai guna kejujuran dan keterbukaan intelektual-mu, hati-mu,  jiwa-mu dan raga-mu, demi mengungkapkan isi hati kebebasan Bangsa dan Negara West Papua, dengan mengukir satu kata “MERDEKA”.
8    Kobarkan terus semangat-mu, satukan dan lawan tiga musuh besar, melawan militerisme, hapuskan inperialisme, dan singkirkan colonialisme.
9   Rangkailah kita berjuta kata-kata perjuangan dem kebebabasan West Papua yang menjadi sebuah kalimat di hari-hari tua ini.
10)Kalakalah kejahatan dunia dengan kata cinta kasih dan damai, karena perjuangan adalah pekerjaan yang “Mulia”, bagi rakyat bangsa Papua.
Asrama Papua (Yamewaa), Kamasan III Surabaya.
Jumat, 29 Mei 2015

Kamis, 08 Februari 2018

PERKEBUNAN DAN PERTANIAN TULANG PUNGGUNG EKONOMI MASYARAKAT PAPUA

PERKEBUNAN  DAN PERTANIAN  TULANG  PUNGGUNG EKONOMI  MASYARAKAT  PAPUA







Oleh Salmon Tebai


sektor perkebunan dan peternakan sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar, sehingga menjadi andalan kebijakan strategis dalam perkembangan perekonomian pembangunan di Papua.Keterbukaan agrobisnis, Ketersediaan lahan, dan kultur masyarakat Papua merupakan potensi besar yang memberikontribusi bagi pembangunan perekonomian masyarakat Papua. Potensi ketersediaan lahan untuk pengembangan komoditi pembangunan perkebunan dan peternakan .
Lebih menerangkan, masyarakat Papua sebagian besar hidup di kampung yang menggantungkan kehidupannya dengan bertani dan berkebun. Dengan demikian program pemberdayaan rakyat melalui sub sektor perkebunan dan peternakan, harus mendapat prioritas dari pemerintah dan dikelola secara lebih terarah serta terpadu, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Dukungan  dana yang setiap tahun semakin memadai dari Pemerintah Pusat melalui APBN ataupun APBD, seharusnya dapat dimanfaatkan seefisien dan seefektif mungkin. Sehingga terjadi peningkatan produk dan mutu hasil perkebunan dan peternakan.Ini akanmemiliki nilai tambah dan daya saing yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para petani.
Menurutnya, Kondisi ekonomi di Papua juga mempengaruhi gejolak politik yang akhir-akhir ini terjadi. Ini dikarenakan sektor pertanian dan peternakan dinilai belum optimal berperan bagi perekonomian di tanah Papua. Petani pendapatannya masih dibawah taraf kesejahteraan. Bahkan diderah tertentu ada kesenjangan kesejahteraan antara petani lokal dan petani transmigran. Diaberharap para pihak yang berkaitan, peka dan melakukan tindakan yang tepat, supaya ada keberpihakan kepada petani lokal dalam rangka pemberdayaan. Kedepan, prioritas pembangunan di Papua adalah meningkatkan kesejahteraan petani local/penduduk asli. “Petani bukan lagi obyek tapi harus menjadi subyek, untuk membangun dirinya menjadi sejahtera.
Berjanji Raperdasus yang mengatur dengan tegas porsi alokasi anggaran pemberdayaan ekonomi kerakyatan, akan segera disahkan dalam waktu dekat. Subsektor perkebunan dan pertanian di era Otsus, diharapkan mampu menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi masyarakat di kampung-kampung. Dengan berlakunya UU Otsus yang akan diperkuat dengan UU Otsus Plus, membawa harapan baru terhadap pembangunan di Papua guna tercapainya landasan ekonomi, sosial budayadan politik yang lebih kuat, demi tercapainya Papua Bangkit,Mandiri, dan Sejahtera.
Pembangunan perkebunan dan peternakan sejauh ini sudah memberi dampak positif dengan adanya ketersediaan lapangan kerja, perluasan lapangan usaha dan peningkatan SDM petani dalam usaha taninya. Namun hal ini belum memberikan nilai tambah yang berkeadilan, terutama bagi yang bergerak di sektor hulu. Usaha perkebunan rakyat belum memenuhi skala ekonomi. Luasnya Rata-rata kurang dari 1 Ha/KK. Masih terbentur pada permodalan, akses pasar, akses informasi dan teknologi serta manajeman, yang belum mampu menghasilkan produk primer.
Usaha peternakan pun masih berskala kecil, beberapa saja yang berskala besar.
Kebutuhan pangan asal hewan masih banyak yang didatangkan dari luar daerah. Untuk itu Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten atau daerah sedapat mungkin memfasilitasi kemudahan dibidang pembiayaan, pengurangan beban fiskal, kemudahan ekspor, pengutamaan produk dalam negeri, pengaturan pemasukan dan pengeluaran hasil perkebunan dan peternakan,mendorong terbentuk dan terlaksananya sosialisasi perkebunan dan peternakan.
Diperlukan juga peningkatan teknologidibidang perkebunan dan peternakan. Di bidang perkebunan, perlu adanya terobosan genetic untuk menghasilkan bibit unggul, meningkatkan produksi dan mutu hasil. Di bidang peternakan, menyediakan teknologi Inseminasi Buatan (IB) untuk mengatasai  kesulitan mendapatkan bibit unggul ternak, terutama ternak babi di wilayah pegunungan, pesisir dan pulau-pulau di Papua.Untuk meningkatkan efisiensidan nilai tambah, maka pembangunannya menggunakan pendekatan system dan usaha agribisnis, dalam kawasan pengembangan perkebunan dan peternakan berbasis unggulan setempat.
Dengan demikian dapat menghasilkan produk yang banyak dalam satu kawasan yang terkonsentrasi, dengan tetap memperhatikan kelayakan teknis, sosial budaya dan kelestarian fungsi lingkungan hidup. Diharapkan dengan rapat evaluasi ini, dapat mengevaluasi hasil kerja secara kedinasan dan juga kinerja Pemerintah Provinsi dalam penyelenggaraan pembangunan dan peternakan di Provinsi Papua dan Papua Barat.


Kamis, 25 Januari 2018

Sistim Penjajahan diatas Negeri ini


papuaku tanah ku , Jumat 24 Januari 2018

Lihatlah kota-kota tumbuh dengan ribuan apartemen, hotel dan pusat perbelanjaan
Dengan parkir kendaraan yang tiada habis-habisnya berganti,
dan jalanan terlebar-pun, tak mampu menampungnya
orang-orang hilir mudik diantaranya, menikmati ruangan sejuk,
berbelanja bukan sekedar kebutuhan, tapi berburu untuk koleksi
lalu menghabiskan malam dengan pesta kerlap-kerlip cahaya lampu
dalam ruang-ruang gelap, yang memabukkan
nah, bukankah jutaan jiwa berpesta pora pertanda kemakmuran?
(tak usah hirau jutaan jiwa lainnya termabuk putar otak agar dapat bertahan hidup)
Tetap kaya raya negeri ini, setidaknya katanya begitu
Jangan khawatir berlebih,
sebab bangsa ini memang bangsa pelupa
Generasi penerus-nyapun telah dininabobokan oleh kebodohan
Terasyik sendiri, urusan orang lain, apalagi arah negeri ini
Ayo, tunggu apa lagi?
LAWAN & LAWAN.

Rabu, 24 Januari 2018

APAKAH DUNIA INI AKAN HANCUR ATAUKAH TIDAK?


poto Dok Nogey Black Tebai

APAKAH DUNIA INI AKAN HANCUR ATAUKAH TIDAK?
TAHUN 2017 diawali dengan pernyataan yang mengkhawatirkan oleh sekelompok ilmuwan. Pada bulan Januari, mereka berkata bahwa dunia ini akan segera mengalami bencana yang terburuk. Mereka menggunakan Jam Kiamat untuk menggambarkan seberapa dekat bencana itu. Jarum penunjuk menit di jam itu mereka majukan 30 detik. Jadi sekarang, Jam Kiamat menunjukkan pukul dua belas malam kurang dua setengah menit. Dibanding waktu lain dalam kira-kira 60 tahun terakhir, inilah waktu yang paling dekat dengan bencana itu!
Pada 2018, para ilmuwan akan memeriksa kembali sudah seberapa dekat akhir dunia ini. Apakah Jam Kiamat masih akan menunjukkan bahwa bencana yang sangat besar akan segera terjadi? Bagaimana menurut Anda? Apakah dunia ini akan hancur? Anda mungkin sulit menjawabnya. Pendapat para ahli pun berbeda-beda. Tapi, tidak semua orang percaya bahwa dunia ini akan hancur.
Sebenarnya, jutaan orang percaya bahwa kita punya masa depan yang cerah. Mereka mengaku punya bukti bahwa manusia dan planet bumi akan terus ada dan bahwa hidup kita akan lebih baik. Apakah bukti itu bisa dipercaya? Apakah dunia ini akan hancur atau tidak?
jam simbolis yang diakui oleh banyak negara, yang menunjukkan seberapa dekat kita pada kehancuran massal akibat teknologi berbahaya yang kita buat. Yang terutama dari semua teknologi ini adalah senjata nuklir. Tapi, teknologi yang mengubah iklim, bioteknologi yang semakin berkembang, dan teknologi Internet juga bisa menyebabkan kehancuran yang tidak bisa diperbaiki atas hidup kita dan planet ini, baik secara sengaja, karena salah perhitungan, atau secara tidak sengaja

ENGKAU HEBAT

Photo Dok Goo Patoga
Rabu 24 Januari 2018
Malang Tempo dulu 


Aku memikirkanmu
Perjuanganmu
Engkau senantiasa hadir di garis depan

Engkau memilih lain dari biasanya
Pilihanmu amat konyol
Pilihan antara mati atau hidup

Tidak semua manusia mampu
Yang lain lebih memilih cuci tangan
Yang lain memilih diam dan membisu

Namun engkau,
Engkau memilih kehidupan pahit
Memilih minum pil pahit

Dirasa pilihan konyol
Dianggap pilihan kolot
Bahkan tidak pantas

Namun, mau apa?
Tunggu mati
Tunggu musnah

Tidak...tidak...tidak...
Hidup untuk hidup
Hidup untuk menolak kematian

Bersyukurlah lebih dalam
Lahirkanlah revolusi dark batin
Katakan MERDEKA dari hati kecil

Majulah...majulah...majulah
Jangan takut, jangan gentar
Hidup di kita
Merdeka di tangan kita
ALLAH adalah pemilik atas HIDUP dan Merdeka

Allah akan hadir di medan perjuanganmu
Allah akan menyertai di dalam pertempuran
Majulah kawan
Pasti kita menang

#Syairku untuk kawan-kawan di Jalan, di hari syukur atas anugrah kehidupan yang aku terima.

Sumber https://www.facebook.com/egeddy

Selasa, 23 Januari 2018

ANTARA SITUASI PAPUA TERKINI DAN PESAN DI MEDIA ONLINE


Ilustrasi Google


                                                  Papua Masa Kini
Akhir-akhir ini media di seantero Papua meliput dengan berita mengenal kematian orang Papua. Di media online begitu banyak orang memposting rasa duka mereka karena ditinggal orang tercinta. Kebanyakan kematian itu terjadi pada usia anak dan remaja. Terakhir yang masih panas dan menjadi perhatian banyak kalangan adalah kematian anak dalam jumlah besar di Asmat... .
                                               Pesan di Media Online
Beberapa teman saya di media online Facebook mengirim video clip. Video yang berdurasi singkat itu mengisahkan beberapa orang yang meninggal tiba-tiba. Mungkin benar atau tidak video itu namun dalam pesan itu memberikan makna mendalam yakni "kematian itu misteri". Kematian itu akan datang kapan dan di mana saja. Dalam keterangan di akhir mengajak untuk bagikan pesan tersebut kepada sesama....
Tanggapan Saya akan Pesan tersebut dengan realita Situasi Papua Terkini. Pesan manis di video clip tersebut mengingatkan saya kepada beberapa tulisan kritis yang menggambarkan permainan yang sengaja diciptakan oleh kelompok orang dan menyebarkan pesan moral yang bersifat religion, situational dan manis dilahap kalangan umum. Termenung sejenak dan muncullah dalam hati berbagai pertanyaan yang membawa saya untuk menulis tulisan singkat ini. Pertanyaan yang muncul yakni:
1. Ada apa dengan situasi yang terjadi di Papua akhir-akhir ini???
2.Maksudnya apa dengab pesan video clip tersebut???
3. Apakah ini adalah sebuah permainan sebagaimana yang saya lahap dalam tulisan kritis itu???
Pesan dari saya:
Mari menjawab pertanyaan di atas dengan seksama. Setiap orang Papua harus jeli membaca setiap pesan dari sesama kita.
Kita di ambang kepunahan.
sumber Media Facebook

DOA UNTUK YANG TELAH TIADA OLEH WAKTU

Photo Dok keluarga Duka 
Bapa Ade yang kini tiada oleh sang waktu ...
Rasanya baru kemarin aku masih sempat melihatmu tersenyum meski penuh dengan rasa sakit.
Dan engkau masih mampu membuatku mengerti tentang bagaimana caranya hidup penuh kesederhanaan dan membimbingku sampai aku tahu makna hidup jika tanpa agama.
Meski aku bukan bagian dari anakmu yang engkau banggakan. Maafkan aku.

Bapa Ade....
Sekarang kau telah pergi dan tangis ini tak membuat engkau kembali lagi untuk memberiku kesempatan merangkulmu lagi saat engkau mulai rapuh dan tak berdaya.
Padahal sebelum aku mengenalmu, katanya engkau begitu tegak saat berdiri dan tak pernah rapuh.

Namun perjumpaan itu membuatku tak percaya.
Ku lihat kau bagai rumah kehilangan pondasinya.
Bagai pohon kehilangan rantingnya dan bagai laut tanpa buihnya.
Dan kini kau telah roboh karena badai, angin yang begitu kejam menyambarmu, namun sesungguhnya masih penuh misteri dan tanda tanya.
Siapakah dia yang telah merobohkanmu? Hingga badai dan angin menjadi perumpama.
Kenapa kau pergi sebelum mengatakannya kepadaku?

Tuhan, apakah doa ini tak cukup untuk menyelamatkannya dari badai itu?
Jejak langkahku tiada berarti tanpa doanya dan tanpa hembusan nafasnya.
Dia pun bukanlah hamba yang tidak pernah tak menerima nasib yang harus dia jalani. Sendiri.
Tuhan, lihatlah putrinya yang masih merindukan raut wajahnya? Keluarga yang sangat kehilangannya dan aku yang masih butuh kata-kata penyemangat itu.
Namun dia telah pergi, Tuhan. Atau kah ini keadilan-Mu?
Semoga doa ini dapat mengubur dosaku yang telah ikut bersamanya menghadap Yang kuasa.

Bapa Ade....
Rasanya tak ada lagi yang harus aku ucap atas kehilanganmu ini selain kata perpisahan.
Padahal aku, disepanjang hidupku masih inginbersamamu lagi .
Masuk ke rumahmu dan mencium tanganmu.
Tapi kini aku sadar harapanku tak selamanya sama dengan rencana Tuhan
Hanya tinggal doa yang masih bisa ku titipkan lewat jalan yang tak ada awal dan tak ada akhir.
Tuhan Maha Kuasa dan Maha Mengkhendaki.
Semoga ini menjadi teman untuk kehidupanmu yang indah di hadapanmu

Bapa Ade....
Meski kau telah pergi, cintamu akan selau mengalir bersama darahku yang masih memberiku hidup di alam yang sementara ini.
Senyumku akan selalu aku ingat sebagai senyum yang aku yakin itu adalah senyum surga yang telah Tuhan titipkan kepadamu. Bukan seperti senyumku, yang untukku saja menuai banyak luka.

Bapa Ade....
Maafkan aku yang selama ini teramat menyayangimu meskipun engkau tak tahu.
Terima kasih atas segala cinta, kasih sayang yang telah memberi penerang dalam gelapnya hatiku.
Semoga doa ini menjadi prasasti bagi kedamaian hidupmu.
Tuhan, tempatkan dia dalam istana surga-Mu. Terindah dan Anugrahmu. Amin.



BERITA PAPUA